Tulang Bawang — Dalam upaya mempererat sinergitas dan koordinasi antar perangkat daerah serta pemangku kepentingan, Wakil Bupati Tulang Bawang, Bapak Hamkam Hasan, menggelar kegiatan Coffee Morning pada Kamis, 6 November 2025 bertempat di lokasi wisata Cakat Nyenyek.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan program strategis Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta peningkatan efektivitas penggunaan Dana Desa di seluruh wilayah Tulang Bawang. Coffee Morning kali ini dikemas dalam bentuk diskusi interaktif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Melalui forum ini, sejumlah pengurus Koperasi Desa Merah Putih menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi di lapangan, antara lain:
-
Kesulitan penyiapan lahan oleh pemerintah kampung,
-
Hambatan dalam pembuatan rekening melalui sistem Simkopdes, dan
-
Perbedaan jumlah anggaran pembiayaan antara data yang tertera di Simkopdes dengan kebutuhan riil di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Hamkam Hasan menegaskan bahwa seluruh program yang membawa manfaat bagi masyarakat harus tetap berjalan.
“Niat baik harus tetap dilaksanakan sesegera mungkin. Setiap kendala yang muncul akan kita carikan solusi terbaik bersama,” ujar beliau dalam arahannya.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0426 Tulang Bawang, Letkol Infanteri Surya Dharma, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh dalam mengawal keamanan pelaksanaan kegiatan pembangunan.
Beliau menuturkan bahwa calon lokasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih akan segera dilakukan survey lapangan dan penginputan ke dalam sistem. Setelah seluruh kelengkapan administrasi terpenuhi, PT Agrinas Pangan akan melakukan proses verifikasi untuk pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Sementara itu, Ibu Virli, selaku Officer dari Bank Mandiri, menjelaskan mengenai kendala teknis pada sistem Kopdes Merah Putih yang belum terintegrasi langsung dengan sistem perbankan. Namun, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan prioritas bagi pembukaan rekening Kopdes Merah Putih.
“Pembuatan rekening Kopdes Merah Putih menjadi prioritas utama kami tanpa harus antre, asalkan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap,” jelasnya.
Wakil Bupati Hamkam Hasan juga menekankan pentingnya sinergi antara Koperasi Merah Putih dan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap kolaborasi antara kedua program unggulan tersebut dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung.
“Ke depan, antara Kopdes Merah Putih dan Dapur MBG harus saling mendukung. Jika keduanya bisa bersinergi, maka perekonomian masyarakat Tulang Bawang akan semakin kuat,” ungkapnya optimistis.
Dalam kesempatan yang sama, Bapak Harnawan, selaku Pendamping Desa Kecamatan Menggala Timur, turut menyampaikan pandangannya terkait peran penting pendamping desa dalam terbentuknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes MP) di Kabupaten Tulang Bawang.
“Pendamping desa memiliki peran penting dalam proses terbentuknya Kopdes Merah Putih. Kami telah mengawal pendirian Kopdes MP di 147 kampung hingga terbitnya akta pendirian dan sertifikat badan hukum (AHU),” ujar Harnawan.
Beliau menambahkan bahwa bahkan sebelum terbentuknya Bisnis Asisten Kopdes MP, para pendamping desa telah mendampingi proses penyusunan rencana bisnis yang dijalankan. Namun, terdapat perbedaan antara rencana bisnis di Simkopdes dengan realita yang disosialisasikan oleh pihak Pertamina.
“Kami menyarankan agar ke depan kegiatan serupa dapat kembali dilakukan dengan menghadirkan perwakilan dari tujuh gerai Kopdes Merah Putih yang telah terbentuk, agar komunikasi dan keseragaman informasi bisa lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Bapak Muhdori, selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) dan PIC BUMDes/Kopdes MP Kabupaten Tulang Bawang, menyampaikan bahwa tenaga pendamping profesional juga berperan aktif dalam memfasilitasi kerja sama antara Dapur MBG dengan BUMDes dan Kopdes MP.
“Kami membantu menjembatani kerja sama antara Dapur Makan Bergizi Gratis dengan BUMDes dan Kopdes Merah Putih melalui perjanjian kerja sama dalam penyediaan bahan pokok dapur MBG. Hal ini menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara pelaku usaha kampung dan program pemerintah,” jelas Muhdori.
Lebih lanjut, beliau juga menambahkan bahwa Dana Desa dapat digunakan sebagai dana jaminan pinjaman di bank-bank Himbara hingga maksimal 30%, sesuai hasil musyawarah desa khusus (musdesus) dan mengacu pada Peraturan Menteri Desa Nomor 10 Tahun 2025 dan diperkuat untuk pelaksanaan musdesus dengan surat edaran Menteri Desa no 8 tahun 2025.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang harmonis antar lembaga, serta muncul langkah-langkah konkret dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan efektivitas pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Tulang Bawang.


